Tak Ada Toleransi, Warga Tak Bermasker Tak Bisa Masuk Kota Makassar

Posko Induk Covid-19 Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam memerangi covid 19. Setelah tak lagi mewajibkan masyarakat untuk memperlihatkan Surat Keterangan (Suket) bebas covid di perbatasan, Pemkot kini mempertegas penerapan protokol kesehatan.

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas Covid 19 Makassar, M Sabri mengatakan, saat ini Pemkot lebih tegas dalam penerapan protokol kesehatan. Apalagi, bagi mereka yang tidak menggunakan masker.

“Masyarakat yang tidak pakai masker tidak lagi diberikan masker. Maka dengan sopan dan santun diminta untuk kembali ke daerahnya,” kata Sabri, saat ditemui di Posko Covid-19 Kota Makassar, Senin (3/8/2020).

Selain itu, Sabri menekankan, bagi masyarakat yang tidak memakai masker yang berdomisili di luar Kota Makassar akan disuruh untuk keluar Kota Makassar. Jika mereka yang berdomisili di Kota Makassar, maka akan diberi sanksi sosial.

“Sosialisasi tentang protokol kesehatan mengenai pemakaian masker sudah cukup, pemberian masker juga sudah cukup. Oleh karena itu, kepada masyarakat jika mereka didapatkan tidak memakai masker akan diberi sanksi. Bagi penduduk berdomisili di Makassar dipersilahkan untuk meninggalkan kota Makassar. Kalau penduduk kota Makassar sanksi sosial sepeti rapid, maupun swab,” tegas Sabri.

Bahkan, bagi masyarakat yang tidak memakai masker dan berdomisili di luar Kota Makassar akan difasilitasi dengan ojek Online (ojol) yang siap mengantar hingga ke perbatasan.

Komentar

Loading...