Video Wawancara Anji dengan Hadi Pranoto, IDI: Masuk Ranah Kebohongan Publik

Senin, 3 Agustus 2020 09:47

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Mohammad Adib Khumaidi -- jawa pos

Menurut Adib, di kalangan dunia medis dan jaringan sesama dokter atau para ahli, nama Hadi Pranoto tidak dikenal sebagai profesor atau ahli. Tak ada namanya di dalam database IDI.

“Di antara teman-teman ahli mikrobiologi klinik itu mulai dari asosiasi, himpunan ahli mikrobiologi klinik, sampai organisasi campuran yang juga ada para ahli dan dokter di dalamnya bilang, tak ada nama beliau,” kata Adib.

Kemudian yang kedua adalah menyoroti masalah konten. Hadi Pranoto dalam video Anji menyebutkan, bahwa obat cairan antibodi yang ditemukannya bisa menyembuhkan dan mencegah Covid-19. Padahal hingga hari ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mengumumkan obat Covid-19 secara resmi.

“Ini bentuk informasi dan disampaikan oleh orang yang bukan kompetensinya. Dan bahkan dia bilang sebagai profesor, sebagai ahli. Konten ini isinya, karena disampaikan oleh bukan ahlinya, konten isinya salah semua,” tegasnya.

“Tak berdasarkan basis ilmiah, tak ada jurnal pendukung, tak ada bukti ilmiah dan sains yang mendukung, termasuk uji klinik. Ini adalah proses kebohongan. Harus ditindaklanjuti oleh aparat,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
7
1
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar