Dua Buronan Kelas Kakap Ditangkap di AS, Rencana Dibarter dengan Tangkapan Polda Bali

Ketua Presidium IPW Neta S Pane

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Indonesia Police Watch (IPW) kembali mendapatkan kabar yang cukup mengejutkan. Yakni tertangkapnya dua buronan kelas kakap di Amerika Serikat (AS) oleh kepolisian setempat. Sayangnya kabar ini tidak begitu menggegerkan, terlebih Polri bersikap slow respon terhadap informasi yang didapat.

”Ada dua buronan tapi pihak Polri masih slow-slow saja menyikapinya. Tidak heboh seperti saat memburu Joko Tjandra. Padahal kedua buronan ini lebih merugikan banyak orang dan jumlah uang yang dikemplangnya lebih besar,” ungkap Ketua Presidium IPW Neta S. Pane kepada Fajar Indonesia Network (FIN) Senin (3/8).

Ya, informasi yang diperoleh IPW)dari AS menyebutkan bahwa ada dua buronan Indonesia yang masuk dalam Red Notice yang sudah diketahui keberadaannya di AS dan sudah berhasil ditangkap pihak imigrasi AS (ICE). ”Ini ada apa,” tandasnya.

Kedua buronan itu, jelas-jelas masuk Red Notice sejak tahun 2018. ”Kami sedang koordinasikan untuk bisa dibawa pulang ke Indonesia. Doakan bisa kita lakukan segera ya, sebab masih ada hambatan dari pihak AS disini,” ungkap sumber IPW.

Kedua buronan kakap itu adalah Indra Budiman dan Sai Ngo NG. Kasus Indra Budiman adalah kasus penipuan dan money laundering terkait penjualan Condotel Swiss Bell di Kuta Bali. Sedangkan Sai Ngo NG terlibat kasus korupsi pengajuan 82 KUR fiktif ke Bank Jatim Cabang Woltermonginsidi Jakarta. Kedua kasus itu terjadi pada Mei 2015.

Komentar

Loading...