Indonesia Bakal Tambah Utang Rp750 Triliun, Said Sidu: Semoga Bapak Presiden Tahu

Said Didu. (Int)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Kepala Ekonom Institut Harkat Negeri (IHN) Awalil Rizky membeberkan realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sampai pertengahan tahun mencapai Rp747,56 triliun.

Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No.17/19/PBI/2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 10/13/PBI/2008 tentang Lelang dan Penatausahaan Surat Berharga Negara, yang termasuk dalam SBN adalah Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

“Realisasi penerbitan SBN tahun 2020 hingga 30 Juli sebesar Rp747,56 triliun. Jika dilihat sejak awal April (karena pandemi) sebesar Rp 525,95 triliun,” tulis Awalil Rizky di akun Twitternya, Selasa (4/8/2020).

Lebih jauh, ekonom tersebut mengungkapkan untuk memenuhi pembiayaan utan di APBD, pemerintah masih butuh utang sekitar Rp800 triliun hingga kahir tahun.

“Untuk memenuhi pembiayaan utang APBN perpres 72 dan pelunasan utang lama, butuh sekitar Rp800 triliun lagi hingga akhir tahun,” jelasnya.

Unggahan Awalil Rizky ini kemudian diretweet ulang oleh Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu. DIa juga mengatakan hingga akhir tahun pemerintah masih akan menambah utang Rp750 triliun.

“Artinya sampai Juli, kita sdh nambah utang sktr Rp 750 trilyun. Perhitungan IHN kan thn 2020, pemerintah akan menambah utang sktr Rp 1.500 trilyun, artinya masih harus nambah lagi sbsr Rp 750 trilyun. Semoga Bpk Presiden tahu,” pungkasnya. (msn/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...