Kasus Covid-19 di Bogor Naik, Bima Arya: Ini Sangat Berbahaya

Selasa, 4 Agustus 2020 14:28

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto--jawa pos

Kemudian yang kedua, siapa saja yang habis melakukan perjalanan dinas khusunya dari daerah zona merah persebaran Covid-19 harus melakukan tes usap.

“Termasuk perjalanan dinas dari semua intansi, dari kampus, dan juga dari kantor-kantor,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan, secara garis besar imported cases atau kasus penularan positif Covid-19 yang berasal dari luar Kota Bogor, menjadi penyumbang terbesar di Kota Hujan.

Tak heran, jika pemerintah Kota Bogor, menjadikan hal ini sebagai catatan. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kota Bogor, jumlah total pasien positif covid-19 di Kota Bogor pada Senin (3/8) mencapai 301 kasus positif. Dengan rincian 202 sembuh, 21 meninggal dan 78 lainnya masih dalam pengawasan dan penanganan rumah sakit.

“Jadi orang-orang yang bertugas, bekerja dan beraktivitas di luar Kota Bogor komposisinya paling besar dan penyumbang kasus positif tertinggi,” kata Dedie.

Ia juga meminta kepada masyarakat, yang hendak dan setelah pergi dari Kota Bogor, agar melaporkan diri kepada RW Siaga Covid-19 setempat, agar bisa dipantau dam diawasi demi meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan bersama. (radarbogor/jpnn/fajar)

Bagikan:

Komentar