Pemkot Makassar Hentikan Pemeriksaan Suket di Perbatasan, Ini Alasannya


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) menghentikan pemeriksaan surat keterangan (Suket) bebas Covid-19 di perbatasan. Pemkot kini fokus kepada pemeriksaan protokol kesehatan.

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas COVID-19 Makassar, M Sabri mengungkapkan, ada beberapa alasan Pemkot menghentikan pemeriksaan suket di perbatasan. Salah satunya tingkat kepatuhan masyarakat yang diklaim terus meningkat.

“Dari seluruh kabupaten/kota di luar Makassar itu sudah tahu, bahwa kalau masuk Makassar harus bawa suket. Ternyata hampir semua masyarakat yang dari luar kota membawa suket, sudah tahu, artinya ketentuan memakai masker masih terus diterapkan,” ucapnya, Senin (4/8/2020) malam.

Alasan kedua, diungkapkan Sabri adalah tingkat kemacetan yang ditimbulkan pemeriksaan suket. Yang terbaru saat arus balik pasca lebaran Iduladha Minggu (2/8/2020). Di mana kemacetan di batas Maros – Makassar mencapai 3 Kilometer.

“Kemudian tingkat macetnya bukan lain. Kemarin malam macet 3 kilometer masuk Kota Makassar, apalagi di Kecematan Biringkanaya,” tutur Asisten I Pemkot Makassar itu.

Untuk itu, lanjut Sabri, Pemkot lebih tegas dalam penerapan protokol kesehatan. Apalagi, bagi mereka yang tidak menggunakan masker.

“Masyarakat yang tidak pakai masker tidak lagi diberikan masker. Maka dengan sopan dan santun diminta untuk kembali ke daerahnya,” katanya.

Sabri menekankan, bagi masyarakat yang tidak memakai masker yang berdomisili di luar Kota Makassar akan disuruh untuk keluar Kota Makassar. Jika mereka yang berdomisili di Kota Makassar, maka akan diberi sanksi sosial.

Komentar

Loading...