9 Pegawai Pengadilan Negeri Reaktif, Satu Hakim Positif Covid-19

BATASI PENGUNJUNG: Suasana Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (4/8). (Lugas Wicaksono/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Sembilan pegawai Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dinyatakan reaktif Covid-19. Hasil tersebut didapatkan setelah pihak pengadilan untuk kali kedua me-rapid test massal 300 pegawainya. Hasil itu diumumkan sehari setelah rapid test massal.

”Sembilan di antara 300 orang pegawai dari hasil rapid test reaktif,” ujar humas Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Martin Ginting Selasa (4/8). Meski demikian, hasil rapid test yang menyatakan reaktif tidak berarti orang tersebut positif Covid-19.

Sembilan pegawai yang dinyatakan reaktif itu akan dites ulang. Salah satunya, harus menjalani tes swab. Menurut dia, tes tersebut bertujuan untuk memastikan apakah pegawai itu benar-benar positif Covid-19 atau tidak. ”Kami sudah perintahkan swab mulai hari ini untuk pegawai yang hasilnya reaktif,” katanya.

Swab tes itu berfungsi untuk memastikan apakah pegawai tersebut positif atau justru negatif Covid-19. Kini para pegawai yang reaktif sudah ditangani Gugus Tugas Covid-19 Surabaya. Selain itu, mereka sudah menjalani isolasi mandiri. Sejak kemarin, mereka untuk sementara waktu tidak masuk kerja.

Menurut dia, para pegawai yang reaktif sebelumnya memiliki riwayat bepergian ke luar kota. Sementara itu, hasil rapid test petugas sekuriti dan office boy yang kerap berinteraksi dengan pengunjung pengadilan justru negatif. ”Penyebab itu carrier dari luar. Ini yang diantisipasi pimpinan, jangan sampai yang dari luar membawa ke pengadilan hingga menyebabkan klaster baru,” ucapnya.

Komentar

Loading...