Terbiasa Kerja Bareng, PDIP Yakin Bersama PKS Bisa Menangkan Dilan

Ketua Bappilu PDIP Kota Makassar, Raisul Jaiz.

FAJAR.CO.ID — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) optimistis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan tetap bersama pasangan calon Syamsu Rizal dan Fadli Ananda pada Pilwalkot Makassar 2020.

Kabar PKS mengalihkan dukungan dari paket dengan akronim Dilan dinilai hanya upaya oknum yang takut dengan kekuatan besar atas kolaborasi PKS dan PDIP.

“Ini hanya permainan orang melalui media sosial yang takut kalau PKS dan PDIP gabung,” kata Ketua Bappilu PDIP Kota Makassar, Raisul Jaiz, Rabu (5/8/2020).

Ia menegaskan isu PKS dan PDIP tidak dapat bersatu dalam koalisi merupakan hoaks. Meski berbeda dukungan di tingkat pusat, tapi kolaborasi kedua partai ini kerap terjadi di daerah. Raisul mencontohkan saat Pilgub Sulsel 2018, PKS dan PDIP merupakan motor dari tim pemenangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman.

Kolaborasi kedua partai inilah, Raisul melanjutkan yang mengantarkan pasangan dengan jargon Prof Andalan terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel. “PDIP selama ini merasa nyaman jika bersama PKS, seperti di Pilgub Sulsel. Ya dua partai ini memiliki jaringan saksi terbaik nasional ini,” ucapnya. 

Bisa dibayangkan, kata Raisul, bila PKS dan PDIP kembali berkolaborasi ditambah dengan dukungan PKB dan Hanura, maka langkah Dilan memenangkan Pilwalkot Makassar 2020 akan lebih enteng. Apalagi, pasangan doktor dan dokter ini sudah punya jaringan relawan dan komunitas yang amat kuat di akar rumput.

Komentar

Loading...