Berawal Suara dari Kamar Mandi, Ungkap Kebejatan Ayah Tiri

ILUSTRASI. (INT)

FAJAR.CO.ID, SERANG — Iming-iming semangkuk bakso membuat INY (13) terjebak rencana busuk AK (45). INY pun diperkosa bapak tirinya dalam perjalanan menuju warung bakso.

Perkosaan itu terjadi pada November 2019. Anak baru gede (ABG) asal Tanara, Kabupaten Serang itu diajak oleh AK untuk membeli bakso. Korban yang tidak curiga menuruti ajakan AK. Namun, dalam perjalanan, pelaku membawa korban ke pinggir sungai di daerah Tanara.

Di lokasi itu, pelaku mengajak korban berhubungan b*dan. Ajakan itu ditolak korban. Penolakan korban tidak digubris. Pelaku mendekap tubuh korban dan melucuti pakaiannya. Agar tidak berteriak, pelaku membekap mulut korban.

Usai dis*tubuhi, korban diancam pelaku agar tetap tutup mulut. Ancaman itu efektif membuat korban bungkam.

Untuk menutupi kecurigaan keluarganya, korban yang masih duduk di bangku SMP itu mengenakan daster. Alih-alih berhenti, AK justru ketagihan. Sabtu (1/8) malam, dalam keadaan hamil besar, korban kembali diperkosa pelaku di dalam kamar.

Usai dis*tubuhi, Minggu (2/8), korban mengalami kontraksi. Tanpa bantuan orang lain, korban melahirkan bayinya di kamar mandi.

Suara tangis bayi dari kamar mandi terdengar oleh MI, ibu kandungnya. MI yang penasaran menyusul korban ke kamar mandi. Dia kaget mendapati korban terduduk lemas usai melahirkan.

Lantaran tak ada pilihan lain, korban akhirnya mengakui bayi perempuan tersebut adalah hasil pemerkosaan ayah tirinya. Tak terima, MI mengadukan perbuatan AK ke Mapolsek Tirtayasa.

Komentar

Loading...