Korupsi PT Dirgantara Indonesia, Bupati Blora Diperiksa KPK

Gedung KPK.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Bupati Blora Djoko Nugroho, Kamis (6/8). Pensiunan TNI itu bakal diperiksa tim penyidik lembaga antirasuah sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penjualan dan pemasaran di PT Dirgantara Indonesia.

“Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BS,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis (6/8).

Selain Djoko, lembaga antirasuah juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Kasi Sarana dan Prasarana Badan SAR Nasional Suhardi serta Komisiaris PT Quartagraha Adikarsa, Susinto Entong. Keterangan keduanya dibutuhkan untuk melengkapi berkas perkara Budi Santoso.

Kendati demikian, belum diketahui apa yang akan digali penyidik dari kedua saksi. Namun, belakangan KPK tengah menelisik penerimaan uang (kickback) dalam rasuah di perusahaan plat merah ini.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso dan mantan Asisten Direktur Utama bidang Bisnis Pemerintah PT Dirgantara Indonesia Irzal Rinaldi Zailani.

Kasus korupsi ini bermula pada awal 2008, saat Budi Santoso dan Irzal Rinaldi Zailani bersama-sama dengan Budi Wuraskito selaku Direktur Aircraft Integration, Budiman Saleh selaku Direktur Aerostructure, serta Arie Wibowo selaku Kepala Divisi Pemasaran dan Penjualan menggelar rapat mengenai kebutuhan dana PT Dirgantara Indonesia untuk mendapatkan pekerjaan di kementerian lainnya.

Komentar

Loading...