Miris! Ternyata Masih Ada Kantor Kelurahan di Makassar yang Mengontrak

Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Legislator Kota Makassar merasa miris dengan adanya kantor kelurahan di Makassar yang ternyata masih menempati lahan warga atau menyewa bangunan.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika saat membacakan pandangan akhir terkait Ranperda Walikota Makassar tahun Anggaran 2019.

Andi Suharmika banyak menyoroti terkait kinerja Pemkot yang dirasakan kurang optimal selama tahun 2019.

Salah satu kritikan tersebut misalnya dalam konteks bidang pelayanan umum masyarakat yang ternyata didapatkan informasi bahwa masih ada lahan kantor pemerintahan yang belum memiliki bangunan permanen.

”Khususnya bagi lahan yang masih menggunakan lahan masyarakat, itu ternyata masih ada. Itu yang kami minta agar jadi atensi,” ungkap Suharmika saat dikonfirmasi Rabu (5/8/2020).

Pihaknya menegaskan jika belum memiliki bangunan permanen maka akan sangat sulit bagi kelurahan untuk dapat membangun tambahan fasilitas.

”Misalnya ada tambahan fasilitas, tetapi karena bangunan hanya sewa atau lahan milik warga akhirnya nda bisa. Itu kan merugikan kelurahan tersebut,” bebernya.

Makanya ia meminta agar Pemkot Makassar dapat segera melakukan pendataan dan mencari lahan yang bisa dipakai atau membeli lahan milik warga.

”Agar kualitas pelayanan juga dapat optimal ke masyarakat,” tuturnya.

Salah satu kantor kelurahan yang masih menyewa rukan (ruko kantor) adalah Kelurahan Berua, Kecamatan Biringkanaya.

Komentar

Loading...