Suami Pensiun, Istri Pergi Bersama Duda Muda yang Kaya Raya

Ilustrasi: Fajar Krisna/Radar Surabaya

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Habis manis sepah dibuang. Itulah ungkapan yang sedang dirasakan Donwori saat ini.

Pria 53 tahun itu ditinggal oleh istrinya -sebut saja Karin- yang kabur demi lelaki lain. Wanita paruh baya itu menjadi selingkuhan duda tajir lantaran Donwori tak mampu memuaskannya secara lahir dan batin.Donwori baru sekitar tiga tahun ini pensiun. Praktis dia sudah tak punya pemasukan berlimpah seperti sebelumnya.

Selama tiga tahun belakangan ini pula Donwori hanya bisa bergantung pada uang pensiun. Dia harus menjalani masa pensiun dengan berhemat.Namun, Karin tak mau mengerti kondisi Donwori. Karin memilih pergi meninggalkan Donwori yang ibarat tinggal sepahnya saja. Karin kepincut duda muda -sebut saja Donjuan- yang usianya baru berkepala tiga. Selain masih kinyis-kinyis, duda selingkuhan Karin itu juga tajir.

Suatu ketika Donwori memergoki Karin sedang berkencan dengan Donjuan di sebuah kafe di pusat Surabaya. “Yo tak seret muleh, gak peduli didelok wong akeh (Ya saya seret pulang, tak peduli dilihat banyak orang, red),” tutur Donwori saat ditemui di Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Surabaya, Senin lalu (3/8).

Sampai di rumah, Donwori dan Karin langsung terlibat pertengkaran hebat. Donwori tak menyangka istrinya yang sudah lebih dari dua dekade mendampinginya ternyata berselingkuh.

“Mosok wes duwe anak papat sik ae kelayapan (Masa sudah punya anak empat masih kelayapan, red). Seharusnya tobat, bukan kayak begitu,” ujar Donwori.

Namun, Donwori cuma bisa mengelus dada. Dia merasa kalah bersaing dengan Donjuan. Donwori menuturkan, Donjuan benar-benar royal kepada Karin. Apa pun yang diminta Karin, Donjuan segera menurutinya.Bersama Donjuan, Karin bisa memenuhi keinginannya akan kosmetik mahal, sepatu buatan luar negeri, perhiasan, hingga gadget mewah. Donjuan juga royal kepada anak Karin.

Donjuan rela mengeluarkan uang demi membelikan gadget terbaru seharga sepeda motor untuk anak Karin. Tentu saja Donjuan melakukan itu demi layanan Karin.

Anak pertama Karin pun tahu soal perselingkuhan ibunya dengan Donjuan. Namun, dia tak berani menceritakannya kepada Donwori.Walakin, perselingkuhan adalah barang busuk. Mau ditutupi serapat apa pun pasti baunya tercium juga. “Ngisin-ngisini (bikin malu, red) keluarga,” kata Donwori.

Oleh karena itu Donwori sebagai pria dan kepala rumah tangga terpanggil menjaga kehormatannya. Dia langsung bertindak tegas dengan menceraikan Karin.

“Sudah saya beri kepercayaan sebagai istri, kok malah mengkhianati saya. Diberi kebebasan, eh melenceng dari ajaran agama,” kata Donwori.(radarsurabaya/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar