Tokoh Muhammadiyah: Deng Ical Jujur dan Bisa Dipercaya

Syamsu Rizal saat menerima rekomendasi Hanura. (IST)

“Makassar ini butuh pemimpin yang tepat sesuai dengan karakteristik dan adat budaya kita yang selalu saling menghargai,” ujarnya.

Sementara itu, Deng Ical menyampaikan menjelang pendaftaran kandidat ke KPU Makassar, dirinya sudah mappatabe alias memohon restu kepada sejumlah tokoh penting, termasuk senior-seniornya di Muhammadiyah.

Langkah itu penting karena untuk membangun Makassar butuh sinergitas, dimana ia bersama Fadli Ananda komitmen merangkul seluruh elemen masyarakat. 

“Dilan (akronim paket Deng Ical-Fadli Ananda) ingin membangun Makassar dengan melibatkan partisipasi publik. Makassar harus menjadi kota yang maju, berkembang dan ramah untuk semua,” ucapnya. 

Lebih jauh, ia menyampaikan salah satu alasannya ingin maju menjadi Wali Kota Makassar adalah kondisi Kota Daeng-julukan Makassar, yang hari ini tak lagi setangguh dulu. 

Ada kemunduran signifikan dari sisi ekonomi dan budaya. Padahal, sejak abad XVIII, Makassar sudah terkenal di dunia sebagai bandar perniagaan. “Tugas kita mengembalikan kejayaan Makassar ini ke depan,” tutup Deng Ical. (rls/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...