Istri Layani 2 Orang di Dalam Kamar, Ternyata Orderan Suami

Ilustrasi panti pijat. Foto: Pixabay

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Seorang suami di Surabaya, HM nekat menjual istrinya dengan layanan cinta bertiga. HM dan istrinya berprofesi sebagai terapis.

Mereka biasanya memijat orang di mal. Namun, karena pandemi corona atau Covid-19, mal tutup. Saat buka pun, layanan pijat tidak dibuka oleh sang pemilik tempat pijat.

Jadilah HM dan istrinya menjadi pemijat panggilan. HM tega menjual istrinya dengan layanan pijat plus-plus.

“Tarifnya Rp 600.00. Awalnya untuk layanan massage. Ternyata di dalamnya ada layanan lain,” ungkap Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Fauzy Pratama dalam rilisnya kepada wartawan di Mapolrestabes Surabaya.

Fauzy mengatakan tiga orang diamankan saat polisi melakukan razia tempat kos atau home stay di kawasan Jalan Kutai. Saat dilakukan pengecekan di salah satu kamar, polisi menemukan tiga orang di dalam satu kamar.

Berikut ini 5 fakta tukang pijat yang dijual suami untuk melayani layanan cinta bertiga:

  1. Tiga Bulan PengangguranPandemi corona membuat HM jadi pengangguran dadakan. Dia sudah tak bekerja selama tiga bulan.
  2. Tukang Pijiat PanggilanSelama pandemi corona, tempat refleksi di mal tutup. HM dan istrinya pun beralih k massage panggilan.
  3. Layanan Pijat Plus-plusTak ada pemasukan HM menawarkan istrinya dengan layanan pijat plus-plus saat melayani pelanggan pria.
  4. Promosi Jual Istri di FacebookPelaku menawarkan istrinya melalui posting-an di Facebook. Dalam postinganya, pelaku menuliskan ‘Monggo (silakan)yang minat massage dan refleksy kaki wilayah Surabaya Barat’.
  5. Jerat HukumDari kasus ini polisi mengamankan barang bukti uang Rp 600.000, bill kost harian, dan satu buah handphone. Tersangka terancam dijerat Pasal 2 UU RI No 21 tahun 2007 tentang penghapusan tindak pidana perdagangan orang dan atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 506 KUHP. (jpnn/fajar)

Komentar

Loading...