Jokowi Keluarkan Inpres Protokol Kesehatan, Pemkot Makassar Tetap Pakai Perwali 36/2020

Pj Walikota Makassar, Rudy Djamaluddin. (Ikbal/fajar.co.id)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan tetap memakai Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 36 Tahun 2020 sebagai payung hukum dalam menangani covid 19 di Kota Makassar.

Padahal sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengeluarkan kepastian hukum melalui Instruksi Presiden (Inpres) nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin menilai, Perwali Nomor 36 Tahun 2020 masih efektif dalam mengendalikan covid 19. Di mana di dalamnya memberikan lebih banyak edukasi kepada masyarakat.

“Jadi untuk sementara sebagai payung hukum di Kota Makassar dalam pengendalian covid-19 kami masih menggunakan perwali 36 dengan terus berupaya melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat,” kata Rudy, Jumat (7/8/2020).

Kata Rudy, perwali 36/2020 dianggap cukup tanpa harus mengancam masyarakat secara berlebihan. Dan hal itu dianggapnya membuat masyarakat lebih patuh terhadap protokol kesehatan

“Alhamdulillah tingkat kepatuhan masyarakat kita sudah menunjukkan adanya peningkatan dan kita bisa lihat kan terjadi penurunan tingkat keterpaparan, kemudian RT RO kita kan menurun,” bebernya.

Sehingga ia kembali menegaskan bahwa di makassar sendiri akan terus memanfaatkan perwali 36 untuk melakukan edukasi secara terus menerus kepada masyarakat

“Karena perwali 36 masih sangat efektif mengedukasi masyarakat mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Komentar

Loading...