Kantor Golkar Indramayu Diserang dan PDIP Cianjur Dilempar Bom Molotov, Ini Reaksi Kepolisian

Dua ormas di Indramayu bentrok di Kantor Golkar

FAJAR.CO.ID, BANDUNG– Polda Jawa Barat ikut membantu penyelidikan kasus perusakan kantor DPD Golkar Indramayu, pada pertengahan tanggal 24 Juli 2020 lalu, masih dalam penyelidikan.

Ditreskrimum Polda Jabar, Kombes Pol CH Patopoy menjelaskan bahwa laporan atas dugaan perusakan kantor DPD Golkar Indramayu, terus didalami.

“Masih didalami oleh Polres Indramayu, Polda sifatnya membackup penyelidikan,” jelasnya, Jumat (7/8).

Direskrimum menambahkan, bahwa terkait dugaan perusakan kantor DPD Golkar Indramayu, Polda sifatnya menunggu hasil dari penyelidikan di Polres Indramayu. Saat ditanya soal penetapan tersangka, Direskrimum menjelaskan belum ada penetapan tersangka.

Penyelidikan kasus perusakan bermula saat terjadinya peristiwa bentrokan antar dua kubu berbeda dukungan. Dua kelompok organisasi massa (ormas) yang merupakan “anak kandung” Partai Golkar (PG) pekan lalu terlibat bentrok di halaman kantor DPD PG Kabupaten Indramayu.

Kantor PDIP dilempar bom bom molotov

Sementara itu, aksi pelemparan bom molotov kembali terjadi, kali ini aksi tersebut terjadi di kantor DPC PDIP Kabupaten Cianjur, Jumat (7/8) dinihari.

Direskrimum Polda Jabar, Kombes Pol CH Patopoy membenarkan kejadian tersebut. “Kejadian dinihari ya, ” jelasnya, Jumat (7/8).

Direskrimum menambahkan, saat ini tim dari Ditreskrimum Polda Jabar sudah turun sejak Jumat dini hari.

“Sudah turun tim dari Polda membantu Polres Cianjur, mudah-mudahan segera bisa terungkap siapa pelakunya,” jelasnya.

Komentar

Loading...