Kriteria Bansos Pekerja, Bukan PNS atau Karyawan BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan bahwa pemerintah akan memberikan tambahan atau bantuan sosial sebesar Rp600 ribu per bulan, kepada pekerja yang gajinya di bawah Rp5 juta.

Tambahan Rp600 per bulan selama empat bulan itu untuk memperkuat daya beli di tengah pandemi virus corona. Airlangga mengatakan pemerintah saat ini sedang melakukan validasi data.

“Sedang disiapkan dari BPJS Ketenagakerjaan. Kalau data sudah by name, by address, sesuai rekening sudah ketemu baru program ini difinalisasi,” kata Airlangga di Jakarta, Kamis (6/8) seperti dilansir RMCO Rakyat Merdeka.

Menurut Airlangga, stimulus tersebut akan melengkapi program kartu prakerja yang sudah diluncurkan untuk membantu 2,1 juta pekerja yang telah terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir menambahkan, bantuan ini akan dibagikan kepada 13,8 juta pekerja di Indonesia.

Kriteria pekerjanya adalah bukan PNS dan juga bukan karyawan BUMN. Pekerja tersebut harus aktif terdaftar di BP Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150 ribu per bulan atau setara gaji di bawah Rp 5 juta per bulan.

Erick mengatakan, bantuan akan diberikan mulai September sampai empat bulan ke depan.

“Bantuan akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja, sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan,” kata Menteri BUMN itu. (jpnn/fajar)

Komentar

Loading...