Legislator Soroti Rendahnya Capaian Realisasi Retribusi Sampah di Makassar

Legislator Soroti Rendahnya Capaian Realisasi Retribusi Sampah di Makassar

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR– Komisi B Bidang Ekonomi dan Pendapatan Daerah DPRD Makassar menyoroti rendahnya realisasi retribusi sampah sepanjang tahun 2020 ini.

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi (Monev) triwulan kedua, April hingga Juni di Komisi B bersama 15 camat di Makassar, realisasi retribusi sampah begitu rendah.

Bahkan belum mencapai 30 persen dari target yang dipatok oleh masing-masing kecamatan.Para camat beralasan, pandemi Covid-19 turut berimbas pada realisasi retiribusi tersebut.

“Sangat tidak rasional hasil capaiannya. Masa sampai Juli ini baru mencapai Rp200-300 juta,” ketus Anggota Komisi B, Nurul Hidayat.

Sebut saja di Kecamatan Wajo, target pendapatan dari retribusi sampah tahun 2020 sebesar Rp1,3 triliun. Sementara realisasi baru berada di angka Rp246 juta.

“Kami berusaha maksimal, tidak melihat target yang dianggap rendah, tapi kami melihat potensi yang ada itu kita maksimalkan,” ucap Camat Wajo, Ansar yang turut hadir dalam Monev tersebut.

”Insya Allah kami yakin mampu mencapai Rp1 miliar hingga akhir tahun,” sambungnya.

Dengan kondisi ekonomi nasional termasuk di Makassar yang tengah terpuruk, Ansar akan menurunkan target pendapatan retribusi sampah sebesar Rp1 miliar saja.

”Kita akan ubah target menjadi Rp1 miliar diperubahan nanti,”katanya.

Ia menjelaskan rendahnya serapan iuran sampah cukup dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 ini. Karena PSBB lalu banyak toko yang tutup, rumah makan tidak buka dan beberapa masalah lain.

Komentar

Loading...