Nekat Gelar Resepsi Pernihakan, Sanksi Menanti Pihak Hotel

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Rusmayani Madjid

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menegaskan belum memberikan izin kepada tempat hiburan untuk beroperasi. Pemkot juga belum memberikan izin untuk menggelar pesta pernikahan di hotel.

Namun, berdasarkan pantauan fajar.co.id, telah banyak masyarakat yang nekat menggelar pesta pernikahan di hotel. Hal itu tentu tidak sejalan dengan instruksi Pemkot Makassar.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Rusmayani Madjid menyampaikan secara tegas bahwa pihak penyelenggara pernikahan di Hotel bisa terancam sanksi jika tetap menyelenggarakan pesta pernikahan di hotel.

“Bisa dikenakan sanksi, bahkan sanksi berat itu bisa kita kenakan. Itu ada di Perwali 36,” tegas Maya saat ditemui, Jumat (7/8/2020).

Maya membantah adanya perizinan yang dikeluarkan pihaknya. Dirinya menyatakan tak pernah mengeluarkan izin secara resmi memperbolehkan acara pernikahan digelar di hotel. Menurut Maya, pihaknya menunggu izin PJ Walikota Makassar.

“Kita belum izinkan itu, karena memang Pak Wali belum mengeluarkan izinnya secara resmi,” ucapnya.

Ia menegaskan, pihaknya tak pernah bertanggung jawab terkait izin pernikahan di hotel tersebut. Lebih lanjut, Maya mengatakan tak ingin sepihak untuk masalah perizinan.

“Kalau saya sendiri menegaskan kita harus kerja sama lah untuk ini, harus berkoordinasi,” tutur Maya

Maya sendiri mempertanyakan komitmen para penyelenggara pesta pernikahan di hotel bersama Pemerintah Kota Makassar untuk mengentaskan persoalan pandemi ini.

Komentar

Loading...