Perdana Menteri Benyamin Netanyahu Beberkan Fakta Ledakan di Beirut, HNW: Ini Kah Rahasia Dibalik Pernyataan Buru-buru Israel?

Suasana yang memperlihatkan lokasi pascaledakan di daerah pelabuhan Beirut, Lebanon, Rabu (5/8). Foto: ANTARA FOTO/Reuters- Aziz Taher/hp

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Israel menjadi negara yang paling disorot atas ledakan dahsyat yang terjadi di Pelabuhan Beirut, Lebanon beberapa waktu lalu.

Meski demikian, negara Yahudi tersebut membantah keterlibatan mereka dalam ledakan yang mengakibatkan korban meninggat ratusan orang itu.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid ikut berkomentar terkait masalah tersebut. Dia melampirkan link pemberitaan terkait pernyataan pihak Israel.

““Fakta Mengejutkan Intelijen Israel di Balik Tragedi Ledakan Dahsyat Di Lebanon”. Ini kah rahasia dibalik pernyatan buru2 israel yg menafikan keterlibatannya dlm ledakan dahsyat di Beirut? Sementara Presiden AS terlanjur nyatakan itu adalah serangan bom,” tulisnya di akun Twitternya, Jumat (7/8/2020).

Diketahui, Israel sudah sejak lama mengetahui tentang adanya barang berbahaya di lokasi tragedi ledakan dahsyat di Pelabuhan Beirut, Lebanon.

Bahkan, negeri Yahudi itu melalui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah mengungkap lokasi berbahaya itu ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Netanyahu mengungkap keberadaan zat berbahaya kepada PBB saat berpidato di Konferensi Bisnis Globes yang digelar di Yerusalem pada 2019.

Dalam pidatonya itu dihimpun VIVA Militer dari situs resmi Kementerian Israel, Kamis 6 Agustus 2020, Netanyahu bahkan memperlihatkan titik-titik lokasi penyimpanan zat berbahaya.

Menurut Netanyahu, zat kimia berbahaya itu merupakan milik Hizbullah, direncanakan akan dijadikan bahan baku pembuatan ribuan rudal.

Komentar

Loading...