Suhada: Ada yang Takut dengan Kolaborasi PDIP-PKS di Makassar

Ketua PDIP Kota Makassar, Suhada Sappaile

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Ketua PDIP Kota Makassar, Suhada Sappaile, menegaskan partainya siap berkolaborasi dengan PKS pada Pilwalkot Makassar 2020. Ia membantah informasi yang menyebut Banteng Moncong Putih ingin bekerja tanpa PKS dalam memenangkan jagoannya, Syamsu Rizal-Fadli Ananda alias Dilan. 

“Semakin banyak partai dalam koalisi semakin bagus. Jadi hoaks itu berita soal PDIP tidak mau bekerja atau tidak bisa bekerja bareng PKS. Malah, kita enjoy sekali, apalagi kan sudah ada pengalaman bersama dan hasilnya positif,” kata Suhada, Jumat (7/8/2020).

Kolaborasi PDIP dan PKS terjalin saat Pilgub Sulsel 2018. Kala itu, kedua parpol ini menjadi motor pemenangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman. Hasilnya sangat memuaskan. Pasangan dengan jargon Prof Andalan menang dengan selisih suara yang cukup signifikan dari rivalnya. 

“Kita harap bisa mengulang hasil positif itu pada Pilwalkot Makassar 2020, kali ini mengantarkan Dilan menjadi pemenang,” ujar legislator Makassar tersebut.

Ia berpendapat kencangnya isu PKS meninggalkan Dilan yang disebar melalui media sosial merupakan ulah oknum tertentu. Ada yang takut dan khawatir dengan kolaborasi PDIP-PKS dalam menyokong pasangan doktor dan dokter ini. 

“Isu-isu itu sengaja disebar oknum, intinya ada yang takutlah kalau PDIP dan PKS kolaborasi dan gabung di barisan pemenangan Dilan. Kedua partai ini kan punya jaringan saksi terbaik nasional,” ujar dia. 

Komentar

Loading...