Tolak Dicoklit Petugas KPU, Emak-emak di Gowa Emosi Tak Pernah Dapat Bantuan


FAJAR.CO.ID, GOWA — Beberapa hari yang lalu, viral sebuah video yang memperlihatkan seorang emak-emak berdaster menolak dicoklit saat petugas KPU Gowa mampir ke rumahnya.

Informasi yang beredar, penolakan itu diduga terjadi di Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa pada pertengan Juli 2020 lalu.

Emak yang belum diketahui identitasnya itu sempat marah kepada petugas KPU, dan mengungkit soal bantuan sosial yang selama ini tidak pernah ia terima dari pemerintah setempat.

Ketua KPU Gowa, Muhtar Muis, menjelaskan, justru ada beberapa pihak tertentu yang diduga sengaja mempermainkan segala proses administrasi bantuan emak ini.

“Padahal sudah beberapa kali diambil fotocopy kartu keluarga (KK) dan KTP-nya oleh pihak tertentu,” katanya, Minggu (9/8/2020)

“Warga (emak) ini menolak dicoklit dengan alasan tetangga sekitar rumahnya pada masa pandemi dapat bantuan sosial. Entah apa namanya. Sedangkan dia tidak dapat,” sambung Uthe, sapaan akrab Muhtar.

Dalam videonya itu, emak tersebut marah sambil mengatakan, jika menjelang masa politik, pemerintah sibuk mencari warga untuk didata. Sedangkan saat warga butuh bantuan pemerintah, justru diabaikan.

Muhtar pun membenarkan atas apa yang telah diucapkan oleh emak tersebut, kepada beberapa petugas coklitnya yang bertugas di dataran tinggi Kabupaten Gowa ini.

Berselang beberapa hari kemudian, petugas coklit dari KPU Gowa pun kembali menemui emak tersebut di rumahnya itu.

Komentar

Loading...