Antisipasi Pengambilan Paksa Jenazah, Batalyon A Pelopor Jaga Ketat Rumah Sakit Rujukan Covid-19


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Alarm di Posko Siaga Covid-19 kembali berbunyi pada Pukul 21.40 Wita, Minggu (9/8/2020). Tanda ada jenasah covid-19 yang harus dimakamkan sesuai protokol penanganan Covid-19.

Dengan cepat personel yang tergabung dalam tim gugus tugas penanganan Covid-19 yang bersiaga di Mako Batalyon A Pelopor langsung mengenakan Alsus PHH dan kemudian berangkat untuk melakukan pengamanan.

Kali ini personel Batalyon A Pelopor yang dipimpin Aiptu Nuryakin melakukan pengamanan di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Makassar tepatnya di RS Dadi Makassar .

Dalam pelaksanaan pengamanan kali ini personel Batalyon A Pelopor bersama TNI langsung membentuk formasi bersaf didepan pintu Rumah sakit karena ada sekitar 50 Orang keluarga jenazah yang ingin melakukan pengambilan secara paksa.

Anggota juga dibekali dengan baju APD dan tameng untuk menghalau massa ataupun keluarga yang ingin mengambil paksa.

Pengamanan ini dilakukan setelah banyaknya pihak keluarga yang memaksa mengambil jenazah pasien dalam pengawasan atau PDP Covid-19.

Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel AKBP Darminto menyampaikan upaya tersebut dilakukan sebagai implementasi dari program Bhakti Brimob untuk Masyarakat.

“Yang dilakukan anggota maupun Tim Satgas Covid-19 di Kota Makassar adalah sebagai wujud bhakti bhakti brimob, demi kebaikan bersama. Agar penularan tidak terjadi pada keluarga,” kata Darminto.

Komentar

Loading...