Ayah dan Anak Banting Setir, Setelah Curi Ternak, Kini Edarkan Sabu-sabu

Ilustrasi pengedar sabu-sabu ditangkap. Foto: Radar Bekasi

FAJAR.CO.ID, TAKALAR – HT, 44 tahun dan anak kandungnya, FH, 24 tahun kembali berurusan dengan polisi. Mereka rupanya tak jerah meski telah ditahan, dalam kasus pencurian hewan ternak di Kabupaten Takalar.

Keduanya kini banting setir menjadi pengedar sabu-sabu di wilayah penghasil jagung ini. Mereka adalah warga Desa Lassang Barat, Kecamatan Polongbangkeng Utara yang ditangkap oleh Tim Resmob Polres Takalar.

Detik-detik sebelum tertangkap, mereka tak sadar bahwa sudah polisi yang mengintainya dari kejauhan.

“Polisi menyamar menjadi calon pembeli barang haram jenis sabu yang kemudian langsung meringkus kedua tersangka,” kata Paur Humas Polres Takalar, Ipda Sumarwan, saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2020).

Dari catatan kepolisian, HT memang adalah pencuri hewan ternak yang beraksi lalu ditangkap pada tahun 2019 lalu.

Aksi terlarangnya itu kembali diketahui polisi, setelah adanya informasi warga yang sadar bahwa pelaku tersebut tak juga berhenti menjadi pelaku kriminal.

“Setelah menerima informasi dari masyarakat, kemudian melakukan penyelidikan dan mengintai beberapa hari hingga berhasil menangkap kedua pelaku pengedar sabu,” jelas perwira satu balok ini.

Dari tangannya, ada lima saset berisi kristal bening diduga jenis sabu. Ada juga dua unit ponsel, sebuah motor bernomor polisi DD 4020 BP yang diamankan polisi.

“Para pelaku ini dan akan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 UU Narkotika tahun 2009 Nomor 35,” tutup Ipda Sumarwan. (Ishak/fajar)

Komentar

Loading...