Denny Siregar: Kok Kerusuhan Rasial di Solo Selalu Dikaitkan ke Jokowi?

Denny Siregar. Foto: Instagram/dennysiregar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Aksi penyerangan berujung penganiayaan yang dilakukan kelompok Laskar di Solo mendapat kecaman dari banyak pihak.

Aksi penyerangan berujung penganiayaan itu dilakukan di kediaman almarhum Habib Segaf Al-Jufri pada Sabtu (8/8/2020) malam kemarin.

Itu setelah tuan rumah menggelar acara midodareni (doa malam sebelum akad nikah) keluarga almarhum Habib Segaf Al-Jufri.

Pegiat media sosial Denny Siregar pun ikut mengomentari aksi penyerangan kelompok laskar itu. Melalui akun Twitter pribadinya, Denny mengaku heran kerusuhan rasial itu dikait-kaitkan dengan Presiden Joko Widodo.

“Yang saya heran itu masalah kerusuhan rasial di Solo, kok selalu dikaitkan ke @jokowi ya?” cuitnya, Minggu (9/8/2020).

Semestinya, kata Denny, hal ini dipertanyakan kepada kepala daerah setempat. Entah itu Wali Kota Solo atau Gubernur Jawa Tengah.

“Kan di sana ada walikotanya. Tanya dong walikotanya. Atau tanya Gubernur Jateng @ganjarpranowo lah setidaknya,” sambungnya.

Denny pun menyesalkan pihak-pihak yang selalu menimpakan segala permasalahan kepada Presiden Jokowi.

“Kalau daerah prestasi yang dipuji Pemdanya, kalau masalah yang dicaci Presidennya,” kata Denny Siregar.

Untuk diketahui, video penyerangan itu sendiri sudah ramai beredar di media sosial. Dalam video tersebut, kelompok laskar memaksa pemilik hajat membubarkan acara adat midodareni yang tengah berlangsung di dalam rumah.

Kelompok yang mengenakan penutup kepala itu curiga tuan rumah menyelenggarakan acara keagamaan yang sesat. Kelompok itu juga berteriak-teriak “Allahuakbar, Bubar, Kafir”.

Komentar

Loading...