Pulihkan Air Baku PDAM Pascabencana, 257 Pipa Transmisi Dipasang di Salu BukaE

Pulihkan Air Baku PDAM Pascabencana, 257 Pipa Transmisi Dipasang di Salu BukaE

FAJAR.CO.ID, LUWU UTARA — Pascabencana banjir bandang yang terjadi pada 13 Juli 2020 lalu, PDAM Tirta BukaE Kabupaten Luwu Utara kesulitan menyalurkan air baku PDAM yang bersumber di salu BukaE ke beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Luwu Utara. Hal ini disebabkan rusaknya pipa transmisi PDAM akibat banjir bandang, sehingga distribusi air baku juga terhambat.

Sebagai langkah penanganan darurat untuk memulihkan air baku PDAM, Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWSPJ) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengampil langkah pemulihan darurat untuk menyuplai air baku ke beberapa wilayah di Luwu Utara, dengan memasang 257 pipa transmisi jenis gif di salu BukaE.

“Saat ini pihak BBWSPJ Kementerian PUPR bekerja sama dengan Dinas PUPR Luwu Utara, tengah melakukan mobilisasi perpipaan naik ke salu BukaE sebagai sumber air baku kita di desa Maipi. Ini salah satu upaya kita untuk penanganan darurat air baku pascabencana kemarin,” kata Direktur PDAM Tirta BukaE, Aris, saat ditemui, Senin (10/8/2020), di Masamba.

Aris menyebutkan bahwa penyaluran pipa transmisi berdiameter 12 inchi ini sudah mulai dilakukan sejak seminggu yang lalu. “Pipanya sudah mulai disalurkan seminggu yang lalu, dan secepatnya akan mulai dipasang,” kata Aris. Ia juga mengatakan bahwa pihak BBWSPJ menargetkan pemasangan pipa-pipa ini akan selesai pada akhir Agustus, bulan ini.

Komentar

Loading...