Sempat Minta Maaf, Ini Pesan Terakhir Wali Kota Banjarbaru sebelum Meninggal akibat Covid-19

Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) Nadjmi Adhani-- pemkot banjarbaru

FAJAR.CO.ID, BANJARBARU – Wali Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Nadjmi Adhani, meninggal dunia pada Senin (10/8) dini hari.

Nadjmi tutup usia setelah menjalani perawatan selama kurang lebih dua minggu di rumah sakit, karena dinyatakan tertulari COVID-19 pada Juli lalu.

Pada Minggu siang (9/8), kondisi kesehatan Nadjmi menurun, lantaran kadar oksigen dinyatakan rendah.

Sebelum meninggal, melalui akun instagram pribadinya, Nadjmi masih sempat berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Kota Banjarbaru.

Dia meminta COVID-19 tidak dianggap remeh. “Ulun (saya) ingin mengingatkan kepada warga Kota Banjarbaru bahwa persoalan COVID-19 ini jangan dianggap enteng,” tuturnya.

“Ini benar-benar nyata dan harus dilawan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya.

Nadjmi sempat meminta maaf kepada seluruh masyarakat jika selama menjabat masih banyak kekurangan dalam memberikan pelayanan.

“Ulun (saya) mohon maaf kalau selama ini dalam pelayanan kami ada hal-hal yang kurang maksimal. Jadi mohon kiranya bisa dimaafkan,” pungkas Nadjmi. (jpnn/fajar)

loading...

Komentar

Loading...