Pemkot Ancam Tutup Hotel Jika Masih Gelar Pesta Pernikahan

Ketua Satgas Penegakan Disiplin Gugus Tugas COVID-19 Makassar, M Sabri.

Sabri menuturkan, jangan sampai penyebaran virus covid 19 kembali melonjak akibat dibukanya THM dan resepsi pernikahan yang bisa mengundang orang banyak. Di mana hal tersebut tidak mendukung protokol kesehatan jaga jarak.

“Jangan sampai ada Kluster baru dan serangan kedua covid. Dan juga kerja kerja kita dalam menurunkan angka pertumbuhan menjadi sia sia akibat terjadi pelonggaran,” ucapnya.

Ia berharap, dengan adanya pemberitahuan mengenai belum dizinkannya untuk beroperasi THM dan resepsi pernikahan di hotel dapat dipatuhi oleh pengusaha. Hingga gugus tugas Covid Kota Makassar mengeluarkan surat resmi izin kembali beroperasi.

“Menyampaikan dengan hormat kepada seluruh pelenggara atau pengusaha yang telah membuka tetapi belum mendapat surat resmi agar menutup kembali sampai adanya surat resmi dari gugus tugas,” pungkasnya.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar, Rusmayani Madjid menyampaikan secara tegas bahwa pihak penyelenggara pernikahan di Hotel bisa terancam sanksi jika tetap menyelenggarakan pesta pernikahan di hotel.

“Bisa dikenakan sanksi, bahkan sanksi berat itu bisa kita kenakan. Itu ada di Perwali 36,” tegas Maya saat ditemui.

Maya membantah adanya perizinan yang dikeluarkan pihaknya. Dirinya menyatakan tak pernah mengeluarkan izin secara resmi memperbolehkan acara pernikahan digelar di hotel. Menurut Maya, pihaknya menunggu izin PJ Walikota Makassar.

“Kita belum izinkan itu, karena memang Pak Wali belum mengeluarkan izinnya secara resmi,” ucapnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar