Pilpres 2024 Jadi Pertempuran Terakhir Prabowo, Ujang Komaruddin: Tak Ada Kata Malu dalam Politik

Prabowo Subianto kembali menerima mandat sebagai Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra dalam Kongres Luar Biasa (KLB), Sabtu (8/8/2020). Foto: Partai Gerindra

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wacana Partai Gerindra kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai capres di Pilpres 2024 mencuat.

Itu setelah Prabowo kembali dipilih menjadi Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, pada Kongres Luar Biasa (KLB) akhir pekan lalu.

Banyak pihak menilai, majunya kembali Prabowo sebagai capres itu memang sebuah keniscayaan. Salah satu yang mengamini pendapat itu adalah pengamat politik Ujang Komarudin.

“Prabowo sudah dipastikan akan maju lagi, 99,9 persen akan maju lagi,” kata Ujang kepada JPNN, Senin (10/8/2020).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai, salah satu bekalnya adalah dukungan dari kader partai dalam KLB lalu.

“Oleh karena itu, langkah pertama menjadi Ketum Gerindra lagi dan kedua, massanya atau kader Gerindra memintanya maju jadi capres lagi,” ulasnya.

Dosen di Universitas Al Azhar Indonesia ini juga menilai, Prabowo tidak bakal mau cuma menjadi ‘king maker’ di Pilpres 2024 dengan mendukung tokoh lain.

Oleh karena itu, Ujang meyakini Prabowo akan memaksimalkan upaya menuju pencalonannya di Pilpres 2024.

“Prabowo tak akan jadi king maker di 2024. Pilpres 2024 adalah the last battle (pertempuran terakhir, red) bagi Prabowo,” terangnya.

Selain itu, dalam dunia politik, sama sekali tak mengenal kata malu. “Tak ada kata malu dalam politik,” tegasnya.

Komentar

Loading...