Bursa Calon Kapolri, Ini Figur Ramai Disebut-sebut

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis memohon maaf kepada seluruh masyarakat apabila sampai saat ini ekspektasi masyarakat terhadap Polri belum maksimal (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan bersamaan dengan maraknya bursa calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis yang akan pensiun, sejumlah figur pun ramai disebut-sebut.

“Untuk figur bintang dua yang akan jadi Kapolri ini ramai disebut-sebut adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Nana, yang pernah menjadi Kapolresta Solo saat Jokowi menjadi wali kota Solo,” jelasnya.

Menurutnya, bursa calon Kapolri kali ini sangat menarik dicermati. Sebab, bursa calon kapolri diwarnai berbagai angkatan, mulai Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 ada empat orang, Akpol 1989 satu orang, dan Akpol 1991 dua orang. “Serta satu figur dari non-Akpol,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Neta, bursa ini diwarnai tiga figur mantan Kapolres Solo atau Geng Solo yang sangat dekat dengan Jokowi. “Apakah Geng Solo yang akan terpilih memimpin Polri, kita tunggu saja,” kata Neta.

Sebelumnya, Juni 2020 lalu, IPW merilis delapan nama bakal calon Tri Brata 1 atau TB 1 pengganti Idham. Mereka ialah lima pati berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau bintang tiga, serta tiga pati yang memiliki pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) atau bintang dua.

Lima pati bintang tiga itu yakni Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Komjen Rycko Amelza Dahniel, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Komjen Agus Andrianto, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo, dan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...