Makam Linda Novita Sari Dibongkar dan Diambil Rahimnya, Ini yang Terjadi pada Penggali Kubur

Ilustrasi garis polisi

FAJAR.CO.ID, MATARAM – Makam mahasiswi Universitas Mataram (Unram) Nusa Tenggara Barat (NTB), Linda Novita Sari (23) dibongkar untuk kepentingan otopsi.

Keluarga meminta agar jenazah Linda diotopsi karena curiga dengan kematian korban di rumah perwira polisi. Keluarga menduga korban tidak bunuh diri, tapi dibunuh.

Saat makam Linda dibongkar, dokter forensik mengambil rahim mahasiswi Unram itu. Rahim Linda dibawa oleh dokter forensi untuk diperiksa.

Tak lama setelah makam mahasiswi S2 Hukum Unram itu dibongkar, semua penggali kubur dan penjaga Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Medain, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) jatuh sakit.

Penjaga TPU) Karang Medain, Lalu Alimudin mengaku mimpi didatangi arwah Linda Novita Sari.

Dalam mimpi itu, Linda Novita Sari datang meminta kepada Lalu Alimudin agar rahimnya segera dikembalikan.

“Tolong kembalikan yang dibawa dari autopsi itu, pak,” kata Alimudin dalam sambungan teleponnya dengan pengacara keluarga LNS, dari Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Universitas Mataram, Yan Mangandar, di Mataram, Selasa (11/8).

Alimudin mengatakan, Linda Novita Sari datang dalam mimpinya pada Minggu (9/8) malam.

Dia meyakini itu adalah isyarat dari arwah Linda yang meminta organ tubuhnya segera dikembalikan.

“Sejak dapat mimpi itu saya sakit. Ini saja saya masih belum sehat, pak,” ujarnya.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar