Surat ‘Bodong’ Dispar Tuai Polemik, Kasrudi: Seret Pelaku ke Polisi Jangan Hanya Berwacana

Anggota DPRD Kota Makassar, Kasrudi.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Surat ‘kaleng’ berisi imbauan penutupan Tempat Hiburan Malam (THM) yang mengatasnamakan Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar yang menuai pro kontra di masyarakat turut menarik atensi legislator Gerindra, Kasrudi.

Anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kota Makassar itu meminta Kepala Dinas Rusmayani Madjid segera menempuh jalur hukum jika memang surat edaran tersebut adalah bohong alias hoaks.

“Jika memang surat itu palsu apalagi ada tandatangan Bu Kadis yang secara tegas ia bantah, sebaiknya segera buat laporan ke polisi. Usut secepatnya sampai semuanya terang benderang. Jangan hanya berwacana,” tutur Kasrudi kepada fajar.co.id, Rabu (12/8/2020).

Surat bodong dengan Nomor : 8852 /S.EDAR/045.1/Dispar/VIII/2020 Tentang Penutupan Kegiatan Operasional Industri Pariwisata Dalam Rangka Percepatan Pengendalian serta Memutus Mata Rantai Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di Kota Makassar itu beredar di kalangan awak media semalam.

Dalam surat tersebut tertera bubuhan tandatangan Kadispar Rusmayani Madjid lengkap dengan kop surat di bagian atas. Saat surat itu viral, Rusmayani buru-buru membantah bahwa dirinya merasa tidak pernah meneken surat tersebut. Jika benar begitu, artinya tandatangan dirinya telah dipalsukan oleh oknum.

Kasrudi menduga surat ini diedarkan oleh oknum di lingkaran Dinas Pariwisata sendiri. Legislator berlatar belakang pencara itu menilai pemalsuan ini telah mengandung unsur pidana. Apalagi pihak THM pun bereaksi dengan surat edaran tersebut.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...