Tewas setelah Ditangkap, Polisi Tunggu Otopsi

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Polda Kepulauan Riau bersama dengan Polres Barelang masih mengusut kasus kematian seorang tahanan kasus narkoba bernama Hendri Alfred Bakarie.

Kasus ini viral karena Hendri diduga meninggal dianiaya oleh petugas. Kabid Humas Polda Kepulaun Riau Kombes Harry Goldenhart mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam terkait penyebab kematian Hendri Alfred Bakarie.

“Jadi, untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban, kami masih menunggu hasil autopsi. Hasilnya silakan konfirmasi ke tim dokter,” ujar Harry kepada JPNN.com, Rabu (12/8).

Perwira menengah ini menambahkan, Hendri meninggal di rumah sakit. Pasalnya, saat dilakukan penangkapan dan pengembangan terhadap pelaku Hendri, dia mengeluh gangguan pernapasan.

“Yang bersangkutan mengeluhkan sesak napas saat dilakukan pengembangan, kemudian oleh penyidik dibawa ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan medis,” beber Harry.

Harry menuturkan, pelaku ditangkap saat pihaknya mendapat informasi adanya pengiriman narkoba jenis sabu-sabu dari Malaysia ke Kepulauan Riau (Kepri).

Selanjutnya, penyidik menindaklanjuti informasi tersebut hingga tertangkapnya Harry bersama tiga pelaku lainnya.

“Info awal akan ada pengiriman narkoba dari Malaysia, kemudian tim opsnal mengamankan empat tersangka termasuk almarhum,” tandas Harry. (jpnn/fajar)

loading...
Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Komentar

Loading...