Usai Ledakan Besar di Beirut, Perdana Menteri Lebanon dan Jajarannya Undur Diri

Rabu, 12 Agustus 2020 11:32

EDITORS NOTE: Graphic content / Lebanese army soldiers stand while behind a helicopter puts out a fire at the scene of a...

FAJAR.CO.ID, BEIRUT Seluruh jajaran pemerintahan negara Lebanon mengundurkan diri di tengah aksi demonstrasi dan kemarahan rakyat yang dipicu oleh ledakan di Ibu Kota Beirut pekan lalu.

Pengumuman itu disampaikan langsung oleh Perdana Menteri Lebanon, Hassan Diab dalam pidato nasional yang disiarkan televisi pada Senin malam (10/8) waktu setempat.

Diab mengatakan, bahwa dirinya mendukung orang-orang yang menuntut pertanggung jawaban atas “kejahatan” yang menyebabkan ledakan Beirut. Menurutnya, insiden itu terjadi akibat korupsi yang mengakar di Lebanon.

“Saya pikir saya bisa memperbaiki (korupsi) ini, tetapi itu lebih besar dari negara dan sistemik. Oleh karena itu, saya umumkan pengunduran diri pemerintah ini,” demikian disampaikan Diab dalam pidatonya, sebagaimana dilansir RT.

Sebelum Diab, Menteri Kehakiman Lebanon Marie-Claude Najm telah mengundurkan diri. Begitu juga dengan Damianos Kattar yang mundur dari jabatan menteri lingkunan hidup. Menteri Informatika Lebanon, Manal Abdel Samad juga mundur.

“Para menteri telah melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh karena mereka peduli dengan negara,” ujarnya.

Bagikan berita ini:
5
6
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar