BNN Amankan 200 Kg Sabu-sabu dan 400 Kg Ganja

Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko (tengah), didampingi Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari (kiri), berbicara saat menggelar refleksi akhir tahun 2019 BNN di Jakarta, Jumat (20/12/2019). Dalam laporannya, selama tahun 2019, BNN telah mengungkap lebih dari 33 ribu kasus penyalahgunaan narkotika. Narkoba yang diamankan dari kasus-kasus tersebut beragam, mulai dari ganja hingga ekstasi. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap 2 kasus besar narkotika. Hasil dari operasi ini, aparat berhasil menyita ratusan kilogram narkoba jenis ganja dan sabu. Keduanya menggunakan modus ditumpuk oleh pisang mentah dan pakan ternak berbahan dasar jagung.

Kepala BNN Komjen Pol Heru Winarko mengatakan, pada pengungkapan kasus ganja, ada 5 tersangka yang ditangkap. “Petugas BNN mengamankan sebuah truk yang diduga membawa narkotika jenis ganja di Jalan Pesona Metro Politan, Bekasi pada Senin (10/8), sekitar pukul 09.15 Wib,” kata Heru di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (13/8).

Operasi ini merupakan hasil dari laporan masyarakat tentang adanya dugaan peredaran narkoba di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Usai dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan truk bermuatan 14 karung berisi 410 bungkus daun ganja kering seberat 404,2 kg.

“Ganja tersebut diletakan di bawah susunan papan pada lantai dasar truck yang kemudiam ditimbun dengan pisang mentah,” ungkap Heru.

Selanjutnya, operasi bergeser ke wilayah Cibodas, Kota Tangerang. Di sana aparat menangkap 3 orang pelaku berinisial F alias Yon, M alias Pon alias Adi dan M alias Mabit.

“Dari hasil penggeledahan truk berwarna hijau asal Aceh Utara tersebut, petugas menemukan 200 bungkus pelastik berisi sabu dengan berat kurang lebih 212.578 gram,” ucap Heru.

Komentar

Loading...