Demo Karyawan THM di Makassar, Bawa Spanduk ‘Tidak Goyang Tidak Makan’

Aksi demo yang dilakukan pekerja THM di Gedung DPRD Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ratusan pegawai dan pengusaha hiburan melakukan unjuk rasa di Balai Kota Makassar, Kamis (13/8/2020). Buntut belum adanya izin beroperasi dari Pemkot.

Mereka membawa beragam alat peraga demo, salah satunya spanduk. Ada puluhan unek-unek yang mereka tuliskan di spanduk tersebut.

Diantaranya tulisan ‘Tidak Goyang Tidak Makan’ hingga ‘Kami Janda Butuh Makan’

Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM), Zulkarnaen Ali Naru, mengatakan, mereka datang ke Balai Kota Makassar menuntut kejelasan Tempat Hiburan Malam (THM) yang hampir lima bulan ditutup.

“Tadi sudah jelaskan, saya paparkan bahwa para pekerja 5.628 itu jelas butuh hidup. Anak mereka mau sekolah, beli kuota, ada motornya ditarik, kos-kosannya, malah ada yang dicari-cari rentenir,” ujarnya, Kamis (13/8/2020).

Menurut Zul, protokol kesehatan yang selama ini menjadi alasan Pemkot tak memberikan izin kepada THM sudah patuhinya. Bahkan hingga mengurangi jumlah karyawan yang bekerja tiap minggunya.

“Kalau mereka tidak kerja kasihan. Ini yang kita tuntut alasan kemanusiaan. Kalau protokol kesehatan kami siap, bahkan 1000 persen,” ucapnya.

Untuk itu, zul meminta gugus tugas Makassar menempatkan petugas di setiap usaha hiburan. Jika memang ada yang melanggar protokol kesehatan, maka usaha tersebut langsung ditutup.

“Makanya saya usulkan tadi, silahkan tim gugus covid, tempatkan orangnya. Daripada makan janji buta misalnya, tanda petik tidak ada kerjanya tempatkanmi di situ, awasi kami, kalau kita melanggar silahkan tegur kami, ada yang fatal tutup,” bebernya.

Komentar

Loading...