Dibantai Pakai Tombak dan Celurit, Disaksikan Anak Kandung, Pelakunya Kakak-Adik

Kamis, 13 Agustus 2020 18:25

Tersangka Daus saat diamankan dari rumah ayuknya di Desa Bubusan, OKI, Rabu (12/8/2020) siang. Foto: sumeks.co

FAJAR.CO.ID, PALEMBANG — Polisi akhirnya berhasil menangkap satu lagi pelaku yang membantai Azhar, 45, dengan tombak dan celurit di depan anak kandungnya di atas jembatan Musi 4 Palembang, Senin (10/8/2020) lalu.

Pelakunya ternyata kakak-adik. Sebelumnya, polisi membekuk tersangka M Doni alias Keling. Di tempat terpisah, adik kandung Keling yakni Daus, 37, diringkus di rumah kakak perempuannya di Desa Bubusan, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI Rabu (12/8/2020) siang.

“Setelah kejadian kami langsung mendatangi pelaku tetapi tidak ada. Namun, kami mendapat informasi dan berhasil menangkap tersangka di rumah ayuknya,” terang Kapolsek Ilir Timur II Kompol Mario Ivanry SE kepada sumeks.co hari ini.

Peran tersangka Daus adalah membacok muka korban menggunakan celurit. Sedangkan kakaknya tersangka Keling menombak punggung korban.

“Kedua pelaku ini adalah kakak-adik. Untuk motifnya masalah utang piutang narkoba sekitar lima bulan yang lalu. Kasusnya masih kami dalami lagi,” tandas Mario.Kepada polisi, tersangka Daus mengungkapkan, kalau korban yang terlebih dahulu mendatangi rumahnya sambil membawa parang dan menantang kakaknya Keling.

“Aku sempat melerai, tetapi korban mengayunkan parang hingga melukai tangan dan punggung aku Pak. Kakak aku bawak celurit samo tombak. Celuritnya aku ambil dan serang korban. Aku tidak tahu kalau dia meninggal,” kata Daus.

Seperti diketahui, korban Azhar, warga Jl Slamet Riyadi, Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan IT II Palembang, tewas di depan anak kandungnya di atas jembatan Musi IV Palembang, Senin (10/8/2020) dini hari.

Korban mengalami luka akibat senjata tajam jenis tombak dan dibacok menggunakan celurit. Korban ditinggal pergi dua pelaku yang sudah diketahui identitasnya.

Sebelum terjadinya pengeroyokan, korban sempat mengajak Iqbal, 22, anak korban. Jarak antara rumah korban dan jembatan Musi 4 sekitar 250 meter.

Mirisnya, Iqbal sempat menyaksikan bapaknya dikeroyok dan ditombak dua orang pelaku hingga tewas di lokasi kejadian. Terlebih, penerangan di jembatan dalam kondisi gelap.(dho/JPNN)

Bagikan berita ini:
6
8
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar