Kaji Tarif Khusus Muatan Produk UMKM, Pelni Bakal Gandeng Kementerian Koperasi

ILUSTRASI Kapal Pelni. (JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perluas pendistribusian produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) berencana menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM. Kerja sama itu, yakni pemberian tarif khusus angkutan barang bagi produk hasil UMKM.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT PELNI, Yahya Kuncoro menjelaskan, dalam spesialisasi bisnis PELNI di bidang angkutan barang dan transportasi laut menjadi modal utama dalam mendukung memajukan UMKM yang ingin memperluas jangkauan pemasarannya.

“Dalam waktu dekat, kami akan menandatangani kesepakatan dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk bersama-sama memperkuat dukungan bagi UMKM. Angkutan logistik PELNI baik yang menggunakan kapal penumpang maupun kapal barang dinilai Pemerintah dapat membantu pemasaran produk UMKM semakin luas dan terbuka,” terang Yahya.

Rencana pemberian tarif khusus tersebut akan diberikan kepada UMKM yang akan mengirimkan produknya ke kota-kota lain di Indonesia menggunakan jasa logistik PELNI.

“Kami memiliki 26 kapal penumpang dengan trayek Nusantara dan mengoperasikan 8 kapal tol laut yang dapat mengangkut muatan produk UMKM di Tanah Air. Semoga pengenaan tarif khusus ini dapat menjadi angin segar bagi pelaku bisnis UMKM yang sedang terdampak COVID-19,” terangnya.

Yahya menambahkan, dengan adanya rencana pemberlakukan tarif khusus ini diharap para pelaku UMKM tidak lagi khawatir dengan jangkauan distribusi produk yang terbatas. PELNI juga selalu mendorong UMKM agar terus menunjukkan perannya sebagai salah satu penyokong kegiatan perekonomian Indonesia dan dapat meningkatkan produktifitasnya agar produk dapat bersaing secara global.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...