KPK Buka Penyelidikan Dugaan Pemerasan Oknum Jaksa

Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) (JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, RIAU — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pihaknya melakukan serangkaian kegiatan pemeriksaan di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Kegiatan penyelidikan ini diduga berkaitan dengan pemerasan oleh oknum Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, Provinsi Riau.

“Benar ada kegiatan KPK di sana.Namun karena masih proses penyelidikan, saat ini kami belum bisa menyampaikan detail kegiatan dimaksud,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dikonfirmasi, Kamis (13/8).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini belum bisa menjelaskan secara rinci penyelidikan yang diduga berkaitan dengan pemerasan oknum Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu, kepada sejumlah kepala sekolah menengah pertama (SMP). KPK berjanji akan menginformasikan lebih lanjut mengenai penyelidikan tersebut.

“Perkembangannya nanti kami informasikan lebih lanjut,” tegas Ali.

Disinyalir, penyelidikan lembaga antirasuah di Kabupaten Indragiri Hulu diduga berkaitan mundurnya 64 kepala sekolah SMP Negeri di Kabupaten Indragiri Hulu, pada Selasa (14/7) lalu. Mereka tidak tahan mendapat tekanan dalam mengelola dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Sejumlah kepala sekolah mengaku diperas oknum dari Kejari Inhu yang bekerja sama dengan LSM. Oknum tersebut diduga meminta uang puluhan juta rupiah jika kepala sekolah tidak mau diganggu dalam penggunaan dana BOS.

Karena tidak nyaman, seluruh sekolah SMP negeri kompak mengundurkan diri. Surat pengunduran diri mereka pun telah diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Inhu. (jpc)

Komentar

Loading...