Penembakan Bos Pelayaran di Jakarta Utara, Begini Kronologinya

Ilustrasi: Penembakan (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membeberkan kronologi penembakan kepada bos perusahaan pelayaran berinisial S, 51. Berdasarkan penyelidikan awal, korban ditembak saat hendak pulang dari kantornya untuk makan siang.

“Kebetulan korban ini kantornya sama rumahnya enggak terlalu jauh ya, dia biasanya siang pulang untuk makan siang dan jalan kaki,” kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (13/8).

Korban kemudian keluar dari kantor berjalan jalan ke arah rumahnya. Namun, baru sekitar 50 meter berjalan, datang seorang tidak dikenal langsung mengacungkan senjata api dan menembak korban dari belakang.

“(Korban) meninggal di tempat, buktinya dari mana (ditembak 4 kali), 4 selongsong yang ditemukan,” jelas Yusri.

Yusri menuturkan, berdasarkan keterangan saksi, pelaku penembakan hanya satu orang. Kemudian ada satu pelaku lain di atas motor yang menunggu eksekutor. Setelah menembak korban, mereka kemudian melarikan diri.

Baca juga: Seorang Mayat Ditemukan di Kelapa Gading, Diduga Tewas Ditembak 4 Kali

“Sekarang ini masih dilakukan penyidikan oleh Jakarta Utara dan juga Resmob Polda Metro Jaya,” pungkas Yusri.

Sebelumnya, warga Kelapa Gading, Jakarta Utara digegerkan dengan penemuan jasad di Ruko Royal Gading Square pada Kamis (13/8) siang. Saat ditemukan, kondisi korban cukup memprihatinkan. Karena terdapat cukup banyak luka di bagian tubuhnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto membenarkan jenazah diduga sebagai korban penembakan. Sebab luka di bagian tubuhnya identitik dengan luka akibat tertembus peluru. Korban diduga ditembak 4 kali dari arah belakang.

“Iya benar. Korban diduga korban penembakan,” ucap Budhi saat dikonfirmasi, Kamis (13/8).

“Sekarang ini masih dilakukan penyidikan oleh Jakarta Utara dan juga Resmob Polda Metro Jaya,” pungkas Yusri.

Sebelumnya, warga Kelapa Gading, Jakarta Utara digegerkan dengan penemuan jasad di Ruko Royal Gading Square pada Kamis (13/8) siang. Saat ditemukan, kondisi korban cukup memprihatinkan. Karena terdapat cukup banyak luka di bagian tubuhnya.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto membenarkan jenazah diduga sebagai korban penembakan. Sebab luka di bagian tubuhnya identitik dengan luka akibat tertembus peluru. Korban diduga ditembak 4 kali dari arah belakang.

“Iya benar. Korban diduga korban penembakan,” ucap Budhi saat dikonfirmasi, Kamis (13/8). (JPC)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...