Ruslan Buton Didakwa Pasal Berlapis

Kamis, 13 Agustus 2020 19:30

Ruslan Buton (Istimewa)

Jaksa Abdul Rauf mengatakan, dugaan pelanggaran pidana Ruslan terdapat pada surat terbuka dalam bentuk suara yang dibuat untuk Jokowi. Ruslan membuat rekaman itu di rumahnya di Desa Matanauwe, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Rekaman itu berisi permintaan agar Jokowi mundur dari jabatannya sebagai presiden. Dalihnya untuk menyelamatkan bangsa dari bahaya komunis. Surat terbuka itu kemudian dikirim ke seorang wartawan untuk dipublikasi di situs www.indeks.co.id.

“Terdakwa mengirim rekaman suara tersebut melalui chat WhatsApp,” ujar Rauf dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (13/8).

Jaksa berpandangan surat terbuka itu bisa memantik terjadinya kerusuhan oleh pihak tertentu baik secara individu maupun kelompok.

“Mempengaruhi sikap masyarakat dengan menyebarkan kebencian atau memelintirkan kenyataan,” jelas Rauf. (jpc)

Bagikan berita ini:
4
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar