Veronica Koman Diminta Kembalikan Dana Beasiswa S2, Dirut LPDP: Nyicil 12 Kali, tapi Bayarnya Cuma Sekali

Veronica Koman

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Veronica Koman ditagih untuk mengembalikan dana beasiswa S2 di Australia yang didapatnya melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Hal itu dilakukan lantaran ia telah melanggar kontrak perjanjian pendidikan sebagai syarat menerima beasiswa tersebut.

Demikian disampaikan Direktur Utama LPDP Rionald Silaban kepada RMOL, Rabu (12/8/2020) malam.

“Di LPDP penerimaan beasiswa yang berangkat ke luar negeri itu tanda tangan kontrak bahwa dia akan kembali berkarya ke Indonesia,” ujar Rionald.

Rionald juga menyebut bahwa klaim Veronica yang menyatakan bahwa dirinya telah kembali ke Indonesia pada September 2018 adalah tidak benar.

Sebab, saat itu, bebernya, Veronica belum menyelesaikan program Master of Laws di Australian National University.

“Waktu dia (Veronica) kembali dia belum selesai sekolah. Dia masih di LPDP sebagai awardee, masih dalam sekolah,” bebernya.

“Tapi yang kita perjanjikan, kalau kau sudah sekolah kembalilah ke Indonesia, bekerja (untuk Indonesia),”

“Ini kan uang pembayar pajak kita. Kalau orang sekolah keluar negeri kita berharap untuk kemajuan Indonesia,” ungkapnya.

Dengan demikian, LPDP telah meminta Veronika Koman untuk mengembalikan seluruh dana beasiswa yang sudah diberikan pemerintah kepadanya.

Bahkan, Rionald menyatakan, Anggota Perkumpulan Advokat Hak Asasi Manusia untuk Papua (PAHAM Papua) itu telah berkomitmen kepada LPDP untuk mengembalikan uang beasiswa tersebut dengan cara dicicil.

Komentar

Loading...