Doni Monardo Bersedia Jadi “Kelinci Percobaan” Vaksin Corona

Doni Monardo

Memang, pernah ada pada suatu masa, penguji-cobaan vaksin malaria dan kolera kepada manusia. Bedanya, saat itu sudah ditemukan obat untuk malaria dan kolera. Sedangkan yang corona, belum. Itu artinya, uji coba vaksin Covid-19 dilakukan di saat belum ada obat untuk virus itu. Itu artinya, Doni Monardo dan relawan lain akan menjadi “kelinci percobaan”.

Sekadar informasi, The Jenner Insititute telah melakukan uji coba vaksin Covid-19 pada monyet, rhesus kera di Rocky Mountain Laboratory National Institutes of Health AS di Montana, Juli 2020. Hasil yang diperoleh, monyet tanpa vaksin virus corona jatuh sakit.

Singkatnya, saat ini kita dihadapkan pada kondisi yang telah mengubah kehidupan manusia di seluruh dunia. Untuk itu, diperlukan sebuah tindakan yang luar biasa. Kondisi itu pula yang di luar negeri telah dijadikan dasar untuk menghapus persoalan etis dan tidak etis terhadap manusia sebagai “kelinci” percobaan vaksin Covid-19.

Hal itu disepakati pula oleh Prof Wiku. Hal lain, keikutsertaan Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo menjadi relawan uji coba vaksin corona, adalah salah satu bukti pemerintah total menangani Covid-19. Khususnya dalam bentuk vaksinasi. “Ini adalah bentuk komitmen bahwa pemerintah berupaya keras mendukung dan memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh rakyat Indonesia melalui vaksinasi,” sebutnya.

Doni Monardo bukan saja menunjukkan komitmen penuhnya terhadap penuntasan persoalan pandemi Covid-19. Jiwa patriotnya menyala melampaui batas etis di dunia pengujian vaksin.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...