Kabar Terbaru Kasus Wanita Pelempar Alquran dari Balik Jeruji Besi

Konferensi pers kasus penistaan agama. (IST)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kabar terbaru dari IN, 40 tahun. Dia adalah tersangka penistaan agama, dengan melempar Alquran yang sempat viral di media sosial.

Warga Jalan Tentara Pelajar, Kota Makassar ini masih mendekam di penjara Polres Pelabuhan, yang ditahan sejak Juli 2020 lalu.

Saat ini, penyidik telah membuat dan menyerahkan berkas perkara tersangka ke kejaksaan, untuk diproses di pengadilan kelak.

“Sudah dibawa berkas perkaranya di kejaksaan. Semoga sudah di P21,” kata Kapolres Pelabuhan, AKBP Muh Kadarislam, Jumat (14/8/2020).

Rekam jejak tersangka, diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Perwira dua melati ini menyebut, penyakit itu masih termasuk kategori ringan.

Sehingga proses kasus tersangka IN masih layak dilanjutkan sampai ke meja hijau pengadilan. Tak ada toleransi bagi pelaku pelempar kitab suci umat Islam itu, meski IN telah meminta maaf.

“Dari ahli jiwanya, kategorinya memang masih ringan. Jadi riwayat penyakitnya ini ada tingkatannya. Masih bisa (diproses). Makanya kami kirim (berkas perkara),” tambah Kadarislam.

“Nanti kejaksaan yang teliti dan cek kembali kondisi si IN. Belum P21,” sambungnya.

Pelaku penistaan agama ini ditangkap oleh aparat dari Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia ditangkap karena melempar Alquran dan nyaris merobeknya pada Kamis (9/7/2020) siang lalu.

Di hadapan polisi, IN menyesal telah melakukan penistaan agama dan telah mengaku tersulut emosi kepada para tetangganya.

Komentar

Loading...