Luhut Mengaku Sedih, soal Asal Komentar Kebijakan Pemerintah

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim, pemerintah selalu mengambil keputusan secara terukur karena memiliki data dan informasi, yang paling lengkap.

Luhut menegaskan, pemerintah mendapatkan banyak data dan informasi dari berbagai sumber bahkan intelijen negara.

“Kami kan punya informasi yang paling lengkap. Jadi, proses pengambilan keputusan tidak akan mungkin orang lebih baik dari kami,” katanya dikutip dari Antara, Jumat (14/8).

Dia juga menyebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat rinci dan tidak ragu mengecek langsung hingga tingkat bawah. Sehingga, kebijakan dapat diputuskan secara terukur.

“Apalagi dengan Presiden Jokowi yang mau ngecek ke bawah, itu betul-betul sangat membuat kita tajam buat keputusan,” imbuhnya.

Luhut pun mengaku sedih melihat banyak kalangan intelektual yang hanya melihat kebijakan sepotong-sepotong lalu langsung memberi komentar. Ia mencontohkan saat pemerintah memutuskan untuk memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di saat banyak pihak mendesak untuk diberlakukan penguncian (lockdown).

“Kita terus terang Maret-April itu agak grogi karena orang desak lockdown. Tapi, kami sarankan Presiden untuk tenang dulu, karena ini barang baru dan kita belum tahu ini,” katanya.

“Kita kaji, lihat, akhirnya sepakat jangan lockdown. Padahal, di luar ada yang kasih (pilihan lockdown) meski informasinya cuma satu. Kita (pemerintah) kan dengar semua,” imbuh mantan Kepala Staf Presiden itu.

Komentar

Loading...