Pimpin Rapat Program PEN, Wapres RI: Saya Minta Tolong Sekali

Wapres RI, Ma'ruf Amin

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Meski tidak disampaikan secara gamblang, namun sinyal ketidakberesan terhadap penyaluran Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang digulirkan pemerintah, mulai tercium.

Meski tidak disampaikan secara langsung Wakil Presiden Ma’ruf Amin sudah memberikan isyarat agar kementerian dan lembaga terkait untuk membenahinya segera.

Belakangan, Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara langsung menitipkan pesan dan meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memantau langsung prosedur hingga konsep yang digunakan dalam penyaluran PEN. Agar, hakikan dari program mulia ini mampu menghasilkan tujuan.

Wapres juga secara terang meminta Sri Mulyani menyiapkan skenario keuangan apabila penyerapan anggaran kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) sangat rendah dan bahkan tidak terserap.

”Saya minta tolong sekali, tolong. Siapkan skenario kalau misalnya kementerian dan lembaga itu diperkirakan tidak bisa menyerap, kemungkinan ada strategi lain, misalnya realokasi; nanti itu seperti apa? Jadi untuk antisipasinya seperti apa kalau misalnya kemungkinannya tidak terserap,” papar Ma’ruf Amin saat memimpin Rapat Internal terkait Perkembangan Pelaksanaan Kebijakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di rumah dinas Wapres Jakarta, Kamis (13/8).

Wapres juga secara tegas meminta jajaran menteri terkait untuk memikirkan strategi pemulihan ekonomi nasional apabila penyerapan anggaran terus melemah. ”Dan bila kita melihat dari data yang dipaparkan oleh Bu Menteri Keuangan, memang terlihat bahwa penyerapan anggaran kita, baik dari belanja K/L maupun dari anggaran PEN, penyerapannya masih sangat rendah,” timpalnya.

Komentar

Loading...