Soal Logo HUT RI yang Mirip Salib, Ini Komentar Aa Gym dan Ferdinand Hutahaean

INT

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengaku prihatin atas provokasi yang menyeruak akibat logo HUT RI ke-75 yang disebut-sebut terdapat lambang salib.

Logo spanduk resmi HUT RI tahun ini menjadi polemik sejak pemerintah merilisnya pekan lalu. Bahkan menjadi trending topic di media sosial Twitter.

Terlebih saat da’i kondang KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) turut berkomentar dengan adanya tanda salib pada logo tersebut. Ia mengungkap pendapatnya di laman Twitter pribadinya @aagym.

“Sangat bisa dimaklumi bila jadi perbedaan pendapat. Melihat spanduk resmi pemerintah untuk 17 Agustus 2020 ini. Karena memang sekilas seperti ada tanda salib yang besar. Juga harus kita maklumi bila ada yang mempertanyakan dan protes,” ujar Aa Gym.

Pernyataan Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid itu mendapat respons beragam dari netizen. Hingga menjadi bola liar ke isu agama.

Ferdinand pun mengingatkan dalam cuitannya di Twitter agar masyarakat tidak mudah terprovokasi akan isu ‘salib’ tersebut.

“Saya prihatin atas provokasi yang muncul akibat logo HUT RI Ke-75. Saya kuatir kalau provokasi ini akan jadi pupuk bagi perseteruan antar umat beragama,” kata Ferdinand, Jumat (14/8/2020).

Ia pun turut mengusulkan ke pemerintah untuk lebih jeli terhadap hal-hal yang mengundang kontroversi publik. Apalagi yang bisa memicu konflik interest.

“Saya sarankan ke depan kepada pemerintah, agar menghindari hal-hal yang kontroversial dan bisa memicu pertikaian. Kita ingin bangsa ini damai..!” serunya.

Oleh karenanya, Ferdinand meminta kepada seluruh pihak untuk bisa menahan diri dan menyudahi perdebatan yang mengarah pada kebencian antar umat beragama.

“Sebaiknya kita hentikan semua perdebatan tentang logo HUT RI Ke-75, kita sudahi karena hanya akan memicu dan memupuk kebencian antar umat beragama,” tegasnya.

“Saling memaafkan jika memang ada yang kurang nyaman, mari kita jaga kerukunan dan pemerintah jadikan ini pelajaran ke depan. Ayo bangun Indonesia.!” tutup Ferdinand. (endra/fajar)

KONTEN BERSPONSOR

Komentar