Gara-gara Berat Badan, Apes… Gelar Juara Dunia Petinju Top Ini Dicabut

Petinju David Benavidez merebut sabuk juara dunia kelas menengah super WBC dengan mengalahkan Anthony Dirrell pada 28 September 2019. Hari ini, sabuk juara dunia Benavidez dicabut. (Jayne Kamin-Oncea/Getty Images/AFP)

FAJAR.CO.ID — Petinju asal Amerika Serikat, David Benavidez, mengalami nasib apes. Itu setelah dia kehilangan sabuk juara dunia kelas menengah super WBC. Namun, nahasnya, gelarnya itu melayang bukan karena kalah di ring tinju.

Benavidez tidak lagi menyandang gelar juara dunia karena gagal memenuhi standar berat badan jelang laga melawan Roamer Alexis Angulo. Pertarungan itu rencananya akan digelar pada Minggu WIB (16/8/2020) di Connecticut Mohegan Sun Casino.

Dengan kondisi ini, Angulo sangat berpeluang untuk mendapatkan sabuk juara dunia WBC dengan cuma-cuma. Padahal, Benavidez sangat dijagokan kembali mempertahankan sabuk juara dunianya.

Dia memiliki rekor yang sangat luar biasa. Catatannya sempurna yakni 22-0. Namun jelang menghadapi Angulo, bobot Benavidez menembus 171 pound atau sekitar 77,5 kilogram.

Di sisi lain, Angulo memenuhi standar di kelas menengah yakni 167,5 pound (kira-kira 75,9 kilogram).

Standar berat badan di kelas menenangah super adalah 72,57 sampai 76,20 kilogram.

Ini adalah kali kedua Benavidez kehilangan sabuk juara dunia kelas menengah super WBC bukan di atas ring. Setelah merebut sabuk itu pada 2017 dengan mengalahkan petinju Rumania Ronald Gavril, gelar juara dunia Benavidez dicopot karena dia tidak lolos tes doping.

Benavidez kembali merebut sabuk juara dunianya pada 28 September 2019. Yakni dengan mengalahkan Anthony Dirrell pada ronde kesembilan. Setelah susah payah kembali ke puncak, Benavidez yang berusia 23 tahun tersebut kembali jatuh tersungkur.

Komentar

Loading...