Jokowi Mengenakan Sabu Raijua, Ini Pesan di Balik Busana Itu

Sabtu, 15 Agustus 2020 13:03
Jokowi Mengenakan Sabu Raijua, Ini Pesan di Balik Busana Itu

Presiden Joko Widodo mengenakan busana adat dari Sabu Raijua sidang tahunan MPR di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (14/8). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Dalam adat masyarakat NTT, bunga ros bermakna kesucian hati. Pesan yang ingin disampaikan presiden, tutur Angkie, adalah Indonesia masih optimistis bisa keluar dari krisis dan mengatasi pandemi Covid-19 yang melanda tanah air. ’’Dan itu bisa dilakukan dengan hati yang tulus suci,’’ lanjut Angkie.

Kabupaten Sabu Raijua terdiri atas dua pulau, Sawu dan Raijua. Terletak di sisi selatan Laut Sawu, di antara Pulau Sumba dan Rote. Jaraknya lebih dari 120 nautical mile dari Kota Kupang yang menjadi ibu kota NTT.

Baca juga: Sidang Tahunan MPR, Hanya Sepertiga Anggota yang Bisa Masuk

Meski demikian, Angkie tidak menjawab saat disinggung mengenai alasan pemilihan pakaian adat tersebut untuk agenda kenegaraan tahun ini. Tahun lalu, presiden mengenakan pakaian adat Sasak saat menyampaikan pidato kenegaraan. Kemudian, pada 2017, yang dikenakan adalah pakaian adat Bugis.

Penggunaan pakaian adat itu menuai beragam reaksi dari publik. khususnya di media sosial. Beberapa warganet mengungkapkan kebanggaannya karena presiden mau mengenakan pakaian adat Sabu di forum yang disaksikan masyarakat luas.

Bagikan berita ini:
7
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar