Lolos UTBK-SBMPTN, Wajib Registrasi Ulang

Peserta gelombang pertama mengikuti UTBK di Kampus Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta, Cinere, Depok, Jawa Barat, Senin (6/7/2020). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sebanyak 167.653 orang dinyatakan lulus seleksi pada 85 perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia kemarin (14/8). Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 702.420 pendaftar dalam Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK)-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.

Ketua Umum Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) M. Nasih mengungkapkan, peserta yang lulus seleksi itu belum tentu diterima masuk di perguruan tinggi negeri (PTN) yang dituju. Sebab, masih ada beberapa tahapan yang perlu dilewati.

Salah satunya daftar ulang dengan sejumlah persyaratan yang harus diikuti. ’’Persyaratan ini ditentukan oleh PTN masing-masing,’’ ujarnya dalam konferensi pers secara daring kemarin (14/8).

Dia meminta peserta yang lolos untuk benar-benar melakukan pengecekan terkait dengan waktu, persyaratan, hingga biaya di setiap laman resmi PTN yang dituju. ’’Seumpama salah baca jadwal daftar ulang, meski lulus SBMPTN tapi gak bisa daftar ulang, ya tidak lolos,’’ jelasnya.

Dia juga berpesan, mahasiswa dari keluarga tidak mampu namun non penerima kartu Indonesia pintar (KIP) tidak perlu berkecil hati. Calon mahasiswa bisa langsung menghubungi tempat PTN penerima untuk kemudian bisa difasilitasi mendapatkan bantuan kuliah.

Dari data LTMPT, jumlah peserta lolos yang merupakan pemilik nomor pendaftaran KIP kuliah mencapai 44.554 orang. Sedangkan peserta reguler 123.099 orang.

’’Kita tidak ingin peserta lolos terus ada masalah ekonomi jadi tidak bisa lanjut,’’ kata rektor Universitas Airlangga (Unair) tersebut.

Komentar

Loading...